BREAKING
🌍 Global coverage 24/7 β€’ 🏯 East Asia: China, Japan, Korea β€’ πŸ›• South Asia: India β€’ 🏰 Europe β€’ πŸ—½ Americas β€’ 🌍 Africa β€’ πŸ•Œ Middle East β€’ πŸ‡΅πŸ‡Έ Palestine Solidarity β€’

#Latest

Kolonialisme

3 artikel

James Morrill: Pelaut Inggris yang Hidup 17 Tahun di Suku Aborigin
🧠 Did You Know

James Morrill: Pelaut Inggris yang Hidup 17 Tahun di Suku Aborigin

Seorang pelaut Inggris bernama James Morrill selamat dari kapal karam di lepas pantai timur laut Australia pada 1846. Ia kemudian diadopsi oleh suku Aborigin setempat dan hidup bersama mereka selama 17 tahun, mengadopsi bahasa dan adat istiadat mereka. Kisahnya menjadi salah satu catatan langka tentang orang Eropa yang hidup sepenuhnya dalam budaya tradisional Aborigin.

7 jam lalu1 min read38
Ketika Mesin Berbisik: Bagaimana Revolusi Perindustrian Mengubah Wajah Dunia dari Lancashire ke Batavia
πŸ“– Today in History

Ketika Mesin Berbisik: Bagaimana Revolusi Perindustrian Mengubah Wajah Dunia dari Lancashire ke Batavia

Revolusi Perindustrian bukan sekadar peralihan dari tenaga manusia ke mesinβ€”ia adalah transformasi mendalam dalam cara manusia bekerja, tinggal, berfikir dan berinteraksi dengan alam. Bermula di Britain pada 1760-an, gelombang perubahan ini mengubah struktur sosial, mempercepat urbanisasi, dan meletakkan asas kapitalisme moden. Ia juga membawa implikasi jangka panjang terhadap kolonialisme, lingkungan dan ketaksamaan global yang masih relevan hari ini.

1 hari lalu1 min read18,417
Ketika Gunung Tigray Bergetar: Adwa 1896 β€” Kemenangan yang Menggugat Kolonialisme Eropah
πŸ“– Today in History

Ketika Gunung Tigray Bergetar: Adwa 1896 β€” Kemenangan yang Menggugat Kolonialisme Eropah

Pada 1 Mac 1896, di lereng bukit berbatu dekat Adwa di utara Ethiopia, tentera Empayar Ethiopia di bawah Maharaja Menelik II menghancurkan pasukan kolonial Itali dalam pertempuran yang mengejutkan dunia. Dengan angkatan berjumlah antara 73,000 hingga lebih 100,000 orangβ€”kebanyakannya bersenjata karabin Perancis dan Rusiaβ€”mereka mengalahkan tiga kolom tentera Itali yang terpisah dan tersesat di medan asing. Kemenangan ini bukan sekadar kemenangan militer; ia menjadi satu-satunya kekalahan kolonial Eropah oleh kuasa Afrika yang berdaulat pada abad ke-19, dan meneguhkan kedaulatan Ethiopia sehingga akhir Perang Dunia II. Kisah ini jarang dibincangkan dalam kurikulum sejarah Asia Tenggara, walaupun implikasinya menggugat naratif linear tentang 'ketidakberdayaan' dunia Global Selatan.

1 hari lalu1 min read14,584