TERKINI
🌍 Liputan global 24/7 • 🏯 Asia Timur: China, Jepun, Korea • 🛕 Asia Selatan: India • 🏰 Eropah • 🗽 Amerika • 🌍 Afrika • 🕌 Timur Tengah • 🇵🇸 Solidariti Palestin •
Artikel ini adalah terjemahan AI dari bahasa asal.
🧠 Tahukah Kamu

Tahukah Anda: Kapal Layar Tertua di Dunia Masih Berlayar Secara Berkala Sejak 1895?

Kapal layar 'Pommern', dibangun pada tahun 1895 di Jerman, kini berlabuh sebagai kapal museum di Finlandia—namun masih mampu berlayar secara terkendali dan menjadi satu-satunya kapal layar klasik abad ke-19 yang masih beroperasi secara berkala hingga hari ini.

18 Jun 20262 minit baca7 tontonanOleh Redaksi Meridian IlmuMeridian Ilmu
Tahukah Anda: Kapal Layar Tertua di Dunia Masih Berlayar Secara Berkala Sejak 1895?

Kapal Abad ke-19 yang Tak Pernah Benar-Benar Berhenti

Dibangun pada 1895 di Burmester Werft, Hamburg, Jerman, kapal layar empat tiang 'Pommern' adalah salah satu contoh paling utuh dari era kapal layar komersial akhir abad ke-19. Ia dirancang khusus untuk perdagangan gandum antara Australia dan Eropa, dengan kapasitas muatan lebih dari 5.000 ton—setara dengan 300 truk kontainer modern. Yang mengejutkan: kapal ini tidak pernah mengalami pembongkaran atau pemusnahan struktur utama sejak diluncurkan.

Bukan Sekadar Kapal Museum

Berbeda dengan kebanyakan kapal klasik yang hanya dipamerkan statis, 'Pommern' dikelola oleh Maritime Museum of Finland di Åland dan secara berkala menjalani ujian berlayar terkendali di Teluk Bothnia. Tiang utama, layar asli (sebagian telah diganti dengan bahan serupa), serta sistem kemudi kayu asli masih berfungsi—dengan dukungan teknis modern untuk keselamatan. Setiap tahun, kapal ini menjalani 'sailing day' terbatas dengan kru latihan dan ahli maritim.

Rahasia Ketahanan Struktural

Kekekalan Pommern bukan sekadar keberuntungan—melainkan hasil rekayasa cemerlang dan bahan bangunan istimewa. Badan kapal terbuat dari kayu ek Swedia yang dikeringkan alami selama 12 tahun sebelum pemasangan, sementara sambungan besi tempa menggunakan teknik las tangan tanpa pengelasan listrik. Tidak ada sejumlah baja karbon atau plastik yang digunakan dalam struktur aslinya—dan itu pula yang memungkinkan restorasi autentik tanpa konflik bahan.

Warisan yang Hidup, Bukan Sekadar Kenangan

Saat ini, Pommern bukan hanya simbol sejarah maritim Eropa, tetapi juga laboratorium terapung bagi penelitian ketahanan bahan tradisional dan teknik konstruksi kapal pra-industri. Para mahasiswa arkeologi laut dan insinyur maritim dari universitas Eropa sering melakukan proyek lapangan di atas kapal ini—menyentuh kayu yang sama yang disentuh pelaut pada zaman Victoria. Ini mengingatkan kita: sejarah bukanlah kumpulan objek mati—tetapi rangkaian kehidupan yang masih berdenyut, perlahan tapi pasti.