TERKINI
🌍 Liputan global 24/7 β€’ 🏯 Asia Timur: China, Jepun, Korea β€’ πŸ›• Asia Selatan: India β€’ 🏰 Eropah β€’ πŸ—½ Amerika β€’ 🌍 Afrika β€’ πŸ•Œ Timur Tengah β€’ πŸ‡΅πŸ‡Έ Solidariti Palestin β€’
Artikel ini adalah terjemahan AI dari bahasa asal.
🧠 Tahukah Kamu

Dari Pelajar Kedokteran ke Dokter Darurat di Andes: Kisah Roberto Canessa

Roberto Canessa, seorang pelajar kedokteran berusia 19 tahun, menjadi dokter darurat setelah pesawat jatuh di Andes pada 1972. Dengan ilmu yang terbatas, dia merawat teman-temannya yang cedera, memimpin keputusan mendesak untuk bertahan hidup, dan akhirnya menjadi ahli kardiologi anak-anak yang dihormati.

25 Jun 20261 minit baca1 tontonanOleh Redaksi KhatulistiwaWikipedia β€” Roberto Canessa
Dari Pelajar Kedokteran ke Dokter Darurat di Andes: Kisah Roberto Canessa

Imej: Foto: Wikipedia β€” Roberto Canessa (CC BY-SA 4.0)

Pada tahun 1972, pesawat yang ditumpangi oleh tim sepak bola Uruguay, "Old Christians", mengalami kecelakaan di pegunungan Andes. Dari peristiwa tragis ini, Roberto Canessa, yang saat itu masih berusia 19 tahun dan sedang menempuh pendidikan kedokteran, menjadi dokter darurat bagi rekan-rekannya yang terluka.

Dengan pengetahuan medis yang terbatas, Canessa tetap berusaha memberikan pertolongan pertama kepada korban yang luka parah. Dia juga memainkan peran penting dalam pengambilan keputusan mendesak untuk bertahan hidup dalam kondisi ekstrem. Keberaniannya dan kemampuannya dalam situasi krisis membantu kelompok selamat hingga akhirnya mereka ditemukan dan diselamatkan.

Setelah kejadian tersebut, Canessa terus mengembangkan karier medisnya. Ia akhirnya menjadi seorang ahli kardiologi anak-anak yang dihormati. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan betapa pentingnya ketenangan, keberanian, dan dedikasi dalam menghadapi situasi sulit.