TERKINI
🌍 Liputan global 24/7 β€’ 🏯 Asia Timur: China, Jepun, Korea β€’ πŸ›• Asia Selatan: India β€’ 🏰 Eropah β€’ πŸ—½ Amerika β€’ 🌍 Afrika β€’ πŸ•Œ Timur Tengah β€’ πŸ‡΅πŸ‡Έ Solidariti Palestin β€’ πŸ“– Hari Ini Dalam Sejarah Dunia β€’
🌍 Dunia

Pertamina Berkah: 17.300 Anak Yatim dan Duafa Dapat Bantuan di 34 Provinsi

Program Pertamina Berkah 2024 menjangkau 17.300 anak yatim dan duafa di seluruh Indonesia β€” dari dayah Aceh hingga komunitas terpencil Papua. Bantuan berupa santunan tunai Rp500.000 per anak, paket sembako, perlengkapan sekolah, dan peralatan ibadah disalurkan secara bertahap sejak Juni. Program yang berjalan sejak 2020 ini juga menyertakan pendampingan khusus untuk anak penyandang disabilitas dan rencana integrasi pelatihan keterampilan bagi remaja yatim.

20 Jun 20264 minit baca4 tontonanOleh Daniel Tan Wei MingCNN Indonesia
PositifDisemak silang 2 model Β· 68
Baca 30 saat
  • β€’Program Pertamina Berkah 2024 menjangkau 17.300 anak yatim dan duafa di 34 provinsi.
  • β€’Bantuan berupa santunan tunai, paket sembako, perlengkapan sekolah, dan peralatan ibadah disalurkan sejak Juni.
  • β€’Program ini juga menyediakan pendampingan khusus untuk anak disabilitas dan pelatihan keterampilan bagi remaja yatim.
Pertamina Berkah: 17.300 Anak Yatim dan Duafa Dapat Bantuan di 34 Provinsi

TAJUK: Pertamina Berkah: 17.300 Anak Yatim dan Duafa Dapat Bantuan di 34 Provinsi

RINGKASAN: Program Pertamina Berkah 2024 menjangkau 17.300 anak yatim dan duafa di seluruh Indonesia β€” dari dayah Aceh hingga komunitas terpencil Papua. Bantuan berupa santunan tunai Rp500.000 per anak, paket sembako, perlengkapan sekolah, dan peralatan ibadah disalurkan secara bertahap sejak Juni. Program yang berjalan sejak 2020 ini juga menyertakan pendampingan khusus untuk anak penyandang disabilitas dan rencana integrasi pelatihan keterampilan bagi remaja yatim.

KANDUNGAN:

Di sebuah panti asuhan di pinggiran Jakarta, pagi itu tidak seperti biasa. Raissa (9 tahun) duduk di teras, matanya berbinar melihat beberapa kardus besar diturunkan dari mobil. β€œKami dapat buku baru, Alhamdulillah,” bisiknya kepada teman di sampingnya. Senyum merekah di wajahnya saat tangannya menyentuh kertas pembungkus. Adegan ini hanyalah satu dari ribuan momen serupa yang terjadi di seluruh Indonesia pada Juni ini, ketika Pertamina menggelar program tahunan 'Pertamina Berkah'.

Lebih dari Sekadar Santunan

Program Pertamina Berkah tahun ini menjangkau 17.300 anak yatim dan duafa di 34 provinsi β€” naik dari jumlah tahun lalu. Bantuan mencakup paket sembako, alat tulis, peralatan ibadah, dan santunan tunai rata-rata Rp500.000 per anak. Total anggaran mencapai Rp8,65 miliar. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menegaskan dalam seremoni penyerahan simbolis di Jakarta bahwa program ini bukan sekadar bantuan insidental. β€œKami ingin memberi manfaat yang berkelanjutan β€” bukan hanya di bulan ini, tapi dalam jangka panjang,” ujarnya.

Dampak yang Terasa dari Aceh hingga Papua

Di Aceh, relawan Pertamina mendatangi dayah-dayah untuk menyalurkan bantuan langsung ke santri yatim. Di Surabaya, anak-anak duafa dari bantaran sungai menerima bingkisan khusus berisi seragam, sepatu, dan tas sekolah. Sementara di Papua, petugas harus menempuh penerbangan kecil dan berjalan kaki selama dua jam untuk menjangkau komunitas pedalaman di Pegunungan Bintang. Data penerima diverifikasi bersama lembaga sosial lokal dan pemerintah daerah. Koordinator Program CSR Pertamina Benny H. menekankan: β€œTidak ada nama tanpa verifikasi lapangan. Kami pastikan tepat sasaran β€” bukan hanya tepat nama.” Tahun ini, program juga menyertakan pendampingan khusus untuk 320 anak penyandang disabilitas, termasuk alat bantu belajar dan modifikasi paket bantuan.

Respons Penerima dan Masyarakat

"Terima kasih Pertamina, ini sangat membantu," ujar Siti (42), seorang janda di Banten yang anaknya menerima bantuan. Ia menggunakan santunan itu untuk membeli seragam dan buku pelajaran. Di media sosial, tagar #PertaminaBerkah sempat masuk *trending* di Twitter dan Instagram. Sebagian besar warganet memuji kecepatan distribusi dan keragaman bentuk bantuan. Namun kritik juga muncul: β€œBantuan sekali setahun memang membantu, tapi butuh pendampingan lebih β€” bukan hanya uang, tapi juga arahan,” tulis seorang netizen dari Medan. Seorang guru di Lombok menambahkan bahwa banyak anak yatim butuh bimbingan akademik dan psikologis, bukan hanya paket fisik.

Melampaui Angka: Makna di Balik Program

Pertamina Berkah bukan sekadar agenda CSR tahunan. Di tengah tekanan operasional akibat fluktuasi harga minyak global dan upaya efisiensi bisnis, alokasi dana sosial ini menunjukkan komitmen nyata BUMN terhadap rakyat kecil. Menteri BUMN Erick Thohir, dalam sambutan virtual, menyebut program ini sebagai β€œwujud gotong royong modern”. Ia menekankan bahwa tanggung jawab sosial bukan beban, melainkan bagian dari identitas perusahaan pelat merah. Ke depan, Pertamina berencana mengintegrasikan program dengan pelatihan keterampilan bagi remaja yatim β€” mulai dari tata boga hingga teknisi dasar β€” bekerja sama dengan BLK dan lembaga vokasi nasional.

Tradisi Berbagi di Bulan Mulia

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sejak awal Juni β€” momentum yang secara tak resmi bersinggungan dengan bulan-bulan penuh berkah dalam kalender Islam. Di Makassar, sebagian bantuan dikonversi menjadi hewan kurban dan didistribusikan ke panti asuhan serta masjid-masjid marjinal. Di Yogyakarta, paket sembako disertai buku panduan puasa anak dan kartu doa. Ini memperkuat dimensi spiritual program β€” bukan hanya soal kebutuhan materi, tapi juga pengukuhan nilai kepedulian, syukur, dan kebersamaan.

Pertamina Berkah tahun ini telah menorehkan catatan: 17.300 senyum, 17.300 harapan. Namun di balik angka, ada damba agar bantuan serupa bisa terus berlanjut β€” bukan sebagai seremoni tahunan, melainkan sebagai bagian tetap dari ekosistem dukungan sosial yang hidup dan responsif. Bagi Raissa dan ribuan anak lain, sentuhan kecil dari perusahaan pelat merah itu mungkin adalah bukti bahwa mereka tidak sendiri.