TERKINI
🌍 Liputan global 24/7 • 🏯 Asia Timur: China, Jepun, Korea • 🛕 Asia Selatan: India • 🏰 Eropah • 🗽 Amerika • 🌍 Afrika • 🕌 Timur Tengah • 🇵🇸 Solidariti Palestin •
Artikel ini adalah terjemahan AI dari bahasa asal.
🧠 Tahukah Kamu

Saat Yeltsin Hampir Memicu Perang Nuklir Karena Roket Norwegia

Pada 25 Januari 1995, roket sains Norwegia disangka sebagai serangan nuklir oleh Rusia. Presiden Boris Yeltsin memegang 'tas bimbingan nuklir' selama beberapa menit kritis. Ketahui bagaimana insiden ini hampir memicu malapetaka global setelah Perang Dingin.

25 Jun 20261 minit baca2 tontonanOleh Redaksi KhatulistiwaWikipedia — Norwegian rocket incident
Saat Yeltsin Hampir Memicu Perang Nuklir Karena Roket Norwegia

Imej: Foto: Wikipedia — Norwegian rocket incident (CC BY-SA 4.0)

Pada 25 Januari 1995, sebuah roket yang ditembakkan oleh Norwegia untuk penelitian ilmiah secara tidak sengaja dianggap sebagai serangan nuklir oleh Rusia. Saat itu, Presiden Rusia Boris Yeltsin memegang 'tas bimbingan nuklir' selama beberapa menit kritis. Insiden ini hampir memicu perang nuklir global setelah berakhirnya Perang Dingin.

  • Roket Norwegia ditembakkan dari stasiun peluncuran di Andøya, Norwegia, untuk tujuan penelitian atmosfer.
  • Sistem pertahanan rudal Rusia mengira roket tersebut adalah rudal balistik yang menyerang.
  • Yeltsin diberi informasi bahwa negaranya sedang menghadapi serangan nuklir dan harus segera merespons.
  • Dalam keadaan darurat, Yeltsin memegang 'tas bimbingan nuklir' yang berisi kode untuk meluncurkan senjata nuklir.
  • Setelah pemeriksaan lebih lanjut, diketahui bahwa roket tersebut adalah milik Norwegia dan bukan ancaman nyata.

Insiden ini menjadi pengingat penting tentang risiko kesalahan identifikasi dalam sistem pertahanan nuklir. Kejadian ini juga menunjukkan betapa sensitifnya situasi keamanan internasional pada masa itu.