
Malaysia Menghadapi Usulan Tarif 10 Persen AS Terkait Masalah Tenaga Kerja Paksa
Malaysia kini menghadapi usulan tarif sebesar 10 persen dari Amerika Serikat (AS) setelah adanya investigasi terkait tenaga kerja paksa, namun keputusan akhir belum ditentukan. Menteri Investasi, Perdagangan dan Industri, Datuk Seri Johari Abdul Ghani, menyatakan bahwa pemerintah akan terus berunding untuk mempertahankan kepentingan perdagangan negara.

