TERKINI
🌍 Liputan global 24/7 • 🏯 Asia Timur: China, Jepun, Korea • 🛕 Asia Selatan: India • 🏰 Eropah • 🗽 Amerika • 🌍 Afrika • 🕌 Timur Tengah • 🇵🇸 Solidariti Palestin •
Artikel ini adalah terjemahan AI dari bahasa asal.
🔬 Sains & Teknologi

Bayi Baru Lahir Tidak Melihat Dunia dalam Hitam Putih: Ini Penampakan Sebenarnya

Bertentangan dengan kepercayaan populer, bayi baru lahir tidak melihat dunia dalam hitam putih, tetapi penglihatan warna mereka sangat terbatas. Artikel ini menjelaskan bagaimana penglihatan bayi berkembang dari lahir hingga beberapa bulan pertama.

23 Jun 20263 minit baca5 tontonanWeb Editor
Bayi Baru Lahir Tidak Melihat Dunia dalam Hitam Putih: Ini Penampakan Sebenarnya

Imej: Foto: sciencefocus.com (Sumber Asal)

Mitos vs Fakta: Penglihatan Bayi Baru Lahir

Banyak orang percaya bahwa bayi yang baru lahir hanya melihat dunia dalam hitam putih. Namun, menurut Dr. Nish Manek, seorang dokter umum di London, keyakinan ini tidak tepat. Sebenarnya, bayi baru lahir memiliki penglihatan warna yang terbatas, bukan sama sekali tidak ada. Mereka mampu mengenali beberapa warna yang kuat, terutama merah, tetapi seolah-olah 'kecerahan' warna itu diturunkan. Ini karena sel kerucut di mata, yang bertanggung jawab untuk mengenali warna, belum matang sepenuhnya saat lahir.

Perkembangan Penglihatan Warna pada Bayi

Pada minggu-minggu pertama, dunia bayi terlihat agak pudar dan kabur. Mereka lebih sensitif terhadap kontras tinggi dan warna-warna cerah seperti merah dan hitam putih. Menjelang usia sekitar dua bulan, bayi mulai dapat membedakan antara merah dan hijau. Ini menunjukkan bahwa sel kerucut mereka semakin berkembang. Pada usia empat bulan, persepsi warna mereka hampir mirip dengan orang dewasa, meskipun warna mungkin tidak secerah atau sejelas yang dilihat oleh orang dewasa. Proses ini terjadi secara perlahan seiring perkembangan sistem saraf dan mata.

Mengapa Penglihatan Bayi Berbeda?

Perbedaan ini disebabkan oleh ketidakmatangan fisiologis. Sel kerucut di retina membutuhkan waktu untuk berkembang dan berfungsi secara optimal. Bayi juga lahir dengan penglihatan jarak dekat yang lebih baik; mereka dapat melihat objek dengan jelas pada jarak sekitar 20-30 cm, yaitu jarak yang sesuai untuk melihat wajah orang tua saat menyusui. Penglihatan jarak jauh mereka masih kabur. Selain itu, koordinasi antara kedua mata juga belum sempurna, menyebabkan penglihatan stereoskopik (3D) yang terbatas.

Implikasi bagi Orang Tua

Memahami perkembangan penglihatan bayi dapat membantu orang tua memilih mainan dan aktivitas yang sesuai. Mainan dengan warna kontras tinggi, seperti hitam, putih, dan merah, lebih mudah menarik perhatian bayi. Pola sederhana dan bentuk yang jelas lebih baik daripada desain yang rumit. Seiring bertambahnya usia, warna yang lebih beragam dan cerah dapat diperkenalkan untuk merangsang perkembangan visual.

Pertanyaan dari Pembaca

Artikel ini adalah jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh Maxine Gilmore dari Sheffield: "Apakah bayi hanya melihat dalam hitam putih selama bulan pertama?" Untuk mengirimkan pertanyaan Anda, kirim email ke questions@sciencefocus.com atau hubungi halaman Facebook, X, atau Instagram mereka (jangan lupa sertakan nama dan lokasi Anda).

Sumber dan Referensi

Informasi dalam artikel ini didasarkan pada penjelasan Dr. Nish Manek yang diterbitkan di BBC Science Focus Magazine. Dr. Manek adalah seorang dokter umum di London yang menyelesaikan pendidikan kedokterannya di Imperial College dan merupakan peraih gelar juara kedua Pingat Emas Universitas London. Ia juga telah mengembangkan kursus pengajaran untuk Oxford Medical School dan menulis artikel untuk The Guardian dan Pulse magazine.

---

*Sumber asli: [sciencefocus.com](https://www.sciencefocus.com/science/newborns-don-t-see-in-black-and-white-this-is-what-their-world-looks-like)*