Pertandingan Sengit di Boston
Inggris mengalami kekecewaan dalam pertandingan kedua Piala Dunia 2026 ketika mereka ditahan imbang 0-0 oleh Ghana di Stadion Boston, Massachusetts. The Three Lions sebenarnya membutuhkan kemenangan untuk memastikan tempat di putaran berikutnya, namun kini harus menunggu pertandingan terakhir melawan Panama pada Sabtu depan.
Penguasaan Bola Tanpa Penamat
Inggris memulai pertandingan dengan baik dan menguasai penguasaan bola, tetapi gagal menguji penjaga gawang Ghana, Benjamin Asare. Peluang terbaik pada babak pertama datang dari tembakan keras Declan Rice dari tendangan bebas yang melebar di atas tiang pada menit ke-14. Pola permainan yang sama terus berlangsung hingga babak pertama usai.
Pertahanan kuat Thomas Partey menghalangi upaya Jude Bellingham, sebelum Rice menyundul bola dari umpan Noni Madueke. Harry Kane juga melihat tembakannya dari dalam kotak penalti diblok oleh Jonas Adjetey.
Kali Pertama Tanpa Sepakan ke Arah Gol
Ini adalah kali pertama sejak Kroasia bertemu Belgia pada 2022 bahwa kedua tim tidak berhasil melepaskan sepakan tepat ke arah gawang pada babak pertama pertandingan Piala Dunia. Inggris akhirnya harus menunggu hingga menit ke-60 untuk sepakan pertama ke arah gawang, melalui percobaan lemah Anthony Gordon yang mudah ditangkap oleh Asare.
Ghana Memberi Ancaman
Ghana tidak hanya bertahan; mereka juga memberi ancaman melalui serangan balik. Hanya satu kesempatan terdesak dari Ezri Konsa yang menghalangi Prince Adu dari mencoba menguji Jordan Pickford. Namun, Inggris lebih banyak mendominasi di akhir pertandingan.
Bukayo Saka melakukan beberapa percobaan, termasuk tembakan melengkung yang diselamatkan dengan luar biasa oleh Asare. Nico O'Reilly menyundul umpan Reece James dan mengenai tiang, dengan rebound jatuh kepada Kane yang secara mengejutkan melepaskan tembakan dari jarak enam yard.
Statistik Penting
Inggris mencatatkan 104 umpan sukses ke sepertiga akhir lapangan, jumlah tertinggi oleh tim yang gagal melepaskan sepakan ke arah gawang pada babak pertama pertandingan Piala Dunia sejak catatan dimulai (1966).
Marc Guéhi yang menggantikan John Stones di lini belakang mencatatkan performa luar biasa: 126 umpan sukses, jumlah terbanyak oleh pemain Inggris dalam pertandingan Piala Dunia sejak 1966, serta memenangkan tujuh pelanggaran.
Inggris memiliki 78,8% penguasaan bola, yang terbesar dalam pertandingan Piala Dunia sejak 1966, dan yang terbesar bagi tim yang gagal mencetak gol. Ghana hanya melakukan dua tembakan, jumlah terendah dalam Piala Dunia 2026 dan yang terkecil yang dihadapi Inggris sejak 1966.
Harapan Masih Ada
Meski hasil imbang ini mengecewakan, Inggris masih memiliki peluang melaju ke putaran berikutnya jika mereka menang melawan Panama. Pelatih Thomas Tuchel perlu memperbaiki serangan timnya setelah 19 tembakan gagal menghasilkan gol—jumlah terbanyak tanpa gol sejak melawan Nigeria pada 2002 (25).
"Kami kecewa tetapi masih ada keyakinan," kata Tuchel dalam konferensi pers. "Pemain sudah berusaha keras, cuma kurang tajam di depan gawang."
Kesimpulan
Pertandingan sengit ini membuktikan Ghana bukan lawan mudah. Meskipun peringkat mereka rendah, disiplin pertahanan dan serangan balik cepat membuat Inggris kesulitan. Sekarang, segalanya bergantung pada pertandingan terakhir Grup L.
---
*Sumber asli: [theanalyst.com](https://theanalyst.com/articles/england-vs-ghana-stats-world-cup-2026)*
