TERKINI
🌍 Liputan global 24/7 • 🏯 Asia Timur: China, Jepun, Korea • 🛕 Asia Selatan: India • 🏰 Eropah • 🗽 Amerika • 🌍 Afrika • 🕌 Timur Tengah • 🇵🇸 Solidariti Palestin •
Artikel ini adalah terjemahan AI dari bahasa asal.
Olahraga

Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Catat Sejarah, Cetak Gol di Enam Edisi Berbeda

Cristiano Ronaldo menjawab kritikan dengan mencetak dua gol dalam kemenangan 5-0 Portugal atas Uzbekistan, sekaligus menjadi pemain pertama dalam sejarah laki-laki atau perempuan yang mencetak gol di enam Piala Dunia berbeda.

23 Jun 20263 minit baca0 tontonanWeb Editor
Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Catat Sejarah, Cetak Gol di Enam Edisi Berbeda

Imej: Foto: bbc.com (Sumber Asal)

Kembalinya Legenda: Ronaldo Catat Rekord Baru

Cristiano Ronaldo sekali lagi membuktikan bahwa keraguan itu salah ketika ia mencetak dua gol dalam kemenangan besar Portugal 5-0 atas Uzbekistan pada pertandingan Grup K Piala Dunia 2026. Pemain berusia 41 tahun itu tidak hanya membantu timnya bangkit kembali setelah hasil imbang 1-1 yang mengecewakan melawan Republik Demokratik Kongo, tetapi juga menciptakan sejarah sebagai pemain pertama yang mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia.

Setelah pertandingan, Ronaldo yang terkenal dengan semangat juangnya berteriak ke arah kamera: "Saya kembali! Saya kembali!" - sebuah pesan jelas kepada para pengkritik yang meragukan kemampuannya. "Itu hanya agar mereka tidak lupa - 23 tahun seperti ini," katanya saat ditanya tentang pernyataan itu.

Aksi Cemerlang di Atas Lapangan

Ronaldo hanya butuh enam menit untuk membuka skor. Ia menyambut umpan silang Joao Cancelo dengan tendangan separuh voli yang akurat. Gol keduanya datang sebelum jeda, hasil dari umpan penetrasi Bruno Fernandes yang diselesaikan dengan finishing kelas pertama. Hanya penyelamatan di garis gawang oleh Abdukodir Khusanov menghalangi Ronaldo dari melengkapi hattrick di babak pertama.

Meskipun tidak berhasil mencetak hattrick, kontribusi Ronaldo cukup untuk memastikan kemenangan besar Portugal. Gol lain dicetak oleh Nuno Mendes melalui tendangan bebas, gol sendiri dari penjaga gawang Uzbekistan Abduvohid Nematov, dan gol Rafael Leao di menit akhir. Kemenangan 5-0 ini merupakan kemenangan ketiga terbesar dalam turnamen 2026.

Reaksi dari Rekan Setim dan Pihak Lawan

Pelatih Portugal, Roberto Martinez, memuji peran Ronaldo sebagai kapten yang sempurna. "Ini adalah minggu yang sulit karena kami tidak mencapai hasil yang diinginkan dan ada banyak kritikan yang tidak adil. Cristiano Ronaldo adalah kapten yang sempurna, sangat fokus dan menggunakan pengalamannya. Dia adalah ikon, bermain di Piala Dunia keenamnya, dan menjadi contoh bagi tim."

Mantan kapten Inggris Wayne Rooney, yang pernah satu tim dengan Ronaldo di Manchester United, kagum dengan prestasi pemain Portugal itu. "Dengan semua pemain hebat lain mencetak gol dalam turnamen ini, mencetak dua gol di Piala Dunia pada usia 41 tahun adalah luar biasa. Dia tidak bermain dengan baik, tetapi inilah yang dia lakukan - dia membalas kritikan. Ini adalah respons yang Anda harapkan darinya."

Roy Keane, legenda Manchester United dan sekarang komentator olahraga, juga memuji Ronaldo. "Cristiano Ronaldo tidak pernah pergi. Itu dia. Apa masalah semua orang? Genius yang diragukan. Dua golnya sangat bagus. Dia telah bergabung dengan pesta. Yang perlu dikagumi tentang Ronaldo adalah hasratnya untuk terus mencetak gol meskipun sudah menjadi miliarder dan memenangkan segalanya kecuali Piala Dunia."

Statistik dan Sejarah

Ronaldo kini menjadi pemain laki-laki atau perempuan pertama yang mencetak gol di enam Piala Dunia berbeda (2006, 2010, 2014, 2018, 2022, 2026). Ia juga menjadi pencetak gol tertua kedua dalam sejarah Piala Dunia pada usia 41 tahun 138 hari, di belakang Roger Milla dari Kamerun (42 tahun 39 hari pada 1994).

Ronaldo dan Lionel Messi kini berbagi rekor jarak waktu terpanjang antara gol pertama dan terakhir dalam sejarah Piala Dunia yaitu 20 tahun 11 hari. Messi, yang juga bermain di setiap Piala Dunia sejak 2006, gagal mencetak gol pada edisi 2010, sementara Ronaldo konsisten mencetak gol dalam setiap turnamen.

Tantangan Berikutnya

Portugal akan menghadapi Kolombia pada 28 Juni untuk menentukan posisi teratas Grup K dan memastikan jalur menuju putaran 32 besar. Dengan semangat yang kembali pulih setelah kemenangan besar ini, tim Roberto Martinez kini berada dalam posisi yang baik untuk melaju lebih jauh.

Ronaldo sendiri menegaskan bahwa rekor pribadi adalah bonus, tetapi tujuan utamanya adalah membantu tim. "Kami harus melewati banyak hal sepanjang minggu, tetapi tim bekerja sangat baik dan kami banyak memperbaiki diri. Ini adalah minggu yang sulit dan gelap tanpa bola, tetapi kami berhasil melewatinya. Kami kembali."

---

*Sumber asli: [bbc.com](https://www.bbc.com/sport/football/articles/clyx746enj9o)*