TERKINI
🌍 Liputan global 24/7 • 🏯 Asia Timur: China, Jepun, Korea • 🛕 Asia Selatan: India • 🏰 Eropah • 🗽 Amerika • 🌍 Afrika • 🕌 Timur Tengah • 🇵🇸 Solidariti Palestin •
Artikel ini adalah terjemahan dari bahasa asal.
🧠 Tahukah Kamu

Apakah Anda Tahu: Mekanisme Kekalan Organisme Micro dalam Lingkungan Angkasa?

Artikel ini memaparkan bagaimana bakteri termosenterik yang ditemukan di air panas hidrotermal pada dasar laut lebih dari 250 miliard tahun sebelum munculnya kehidupan di Bumi, secara mimetik mengawalkan diri mereka dengan menyimpan enzim pada kuit protein yang tahan panas. Penyelidikan terkini oleh tim University Research Institute mengungkit bukti menarik tentang bagaimana organisma ini bertahan menghadapi tekanan luar dunia dan suhu yang melampaui batas fisik semula jadi. Pengetahuan ini bukan sahaja memperluas pemahaman tentang limit hidup, tetapi juga berpotensi membantu pencarian kehidupan di planet-planet lain dalam sistem solar.

31 Oktober 20262 minit baca0 tontonanOleh Redaksi KhatulistiwaPeranan Mikroba Dalam Pengelolaan Lingkungan (Google Scholar)
Apakah Anda Tahu: Mekanisme Kekalan Organisme Micro dalam Lingkungan Angkasa?
Positif
AI
Baca 30 saat
  • •Bakteri termosenterik di lubang hidrotermal menunjukkan adaptasi unik untuk bertahan pada suhu ekstrem.
  • •Penyelidikan terbaru oleh University Research Institute mengungkap mekanisme molekular yang membolehkan organisma ini menahan tekanan dan suhu tinggi.
  • •Penemuan ini memperluas pemahaman tentang had kehidupan dan berpotensi membantu pencarian kehidupan di planet lain.

Adaptasi Termostatik dalam Bakteri Hidrotermal

Bakteri termosenterik seperti genus Methanocaldococcus dan Thermococcus telah menjadi subjek penelitian ilmiah selama setahun yang menakjubkan. Organisme ini bertahan di area laut yang mengawal suhu hingga 122°C dalam situasi normal, tetapi dapat menyesuaikan diri terhadap suhu yang lebih tinggi dengan cara mengadaptasi struktur molekulnya. Mereka melakukan ini dengan mengubah komposisi peptida pada protein mereka, menjadikan enzim lebih tahan terhadap perasaan tekanan termal. Tindakan ini bukan sekadar pasif, melainkan perubahan aktif yang diatur oleh gen yang telah berevolusi untuk mendukung kelangsihan dalam persekitaran yang ekstrem.

Perbedaan utama antara bakteri ini dengan organisma yang dilihat oleh manusia adalah sejarah evolusinya. Bakteri hidrotermal tersebar secara alami lebih dari 3,5 juta tahun lalu, sebelum munculnya kehidupan di permukaan Bumi. Fenotesian mereka menunjukkan bahawa kehidupan boleh bermula dalam persekitaran yang sangat ekstrem suhu, seperti di dalam perut api atau di tepi kepingan laut yang panas. Ini mendukung teori bahwa akar kehidupan mungkin sebenarnya bermula di dalam lautan panas tanpa udara, di mana sumber energi seperti radikal hidro dan anorganik menjadi lebih efisien dibandingkan karbon dioksidan. Banyak hal ini menegaskan bahwa hubungan antara bakteri ini dengan penciptaan oksigen atmosfer di Bumi lebih jauh dari sekadar spekulasi.

Peran Biofilm dalam Pelindung Sel Dari Radikal Hitam

Bakteri hidrotermal tidak hanya bertahan melalui penyesuaian molekuler, tetapi

Kandungan Ditaja (Sponsored)

Tersedia dalam:

Tag: