Modi dan Trump: Ketegasan Diplomasi di Tengah Tekanan Perdagangan dan Keseimbangan Kekuasaan Asia
Presiden AS Donald Trump memuji Perdana Menteri India Narendra Modi sebagai 'sebiji biskut yang sangat keras' โ ungkapan khasnya untuk menggambarkan ketegasan, kecerdikan, dan daya tawar Modi dalam diplomasi global. Pujian itu disampaikan dalam wawancara eksklusif dengan Axios setelah pertemuan tingkat tinggi G7 di Apulia, Italia, di mana kedua pemimpin membahas kemajuan rundingan perdagangan bilateral. Meskipun hubungan India-AS menghadapi ketegangan struktural dalam isu tarif, pembelian senjata Rusia, dan keputusan India untuk tidak menyertai blok sanksi terhadap Rusia, kerja sama strategis terus meningkat โ terutama dalam kerangka I2U2 dan Quad. Di kawasan Asia Selatan, pujian Trump bukan sekadar retorika; ia mencerminkan pergeseran halus dalam geopolitik, di mana India semakin dilihat sebagai penyeimbang penting antara AS dan Tiongkok.