TERKINI
🌍 Liputan global 24/7 • 🏯 Asia Timur: China, Jepun, Korea • 🛕 Asia Selatan: India • 🏰 Eropah • 🗽 Amerika • 🌍 Afrika • 🕌 Timur Tengah • 🇵🇸 Solidariti Palestin •
Artikel ini adalah terjemahan dari bahasa asal.
🔬 Sains & Teknologi

2023: Tahun iPhone Mulai Mendominasi Android di Pasaran Amerika Serikat

Berdasarkan data terkini, tahun 2023 menandai pertama kalinya iPhone mengatasi Android dalam bagian pasar ponsel pintar di Amerika Serikat, dengan Apple meraih lebih dari 60% pengguna—sebuah momen sejarah yang mengubah wajah persaingan perusahaan teknologi raksasa.

27 Jun 20263 minit baca4 tontonanWeb Editor
2023: Tahun iPhone Mulai Mendominasi Android di Pasaran Amerika Serikat
Imej: Imej AI: Alibaba Tongyi Wanxiang (wan2.2-t2i-flash)
AI

Sebaik jam menunjukkan detik tengah malam 1 Januari 2023, sebuah perubahan diam-diam terjadi dalam pasar ponsel pintar Amerika Serikat. Di kantor analis teknologi di Silicon Valley, grafik pangsa pasar perlahan-lahan berubah—garis hijau Android mulai turun, sementara garis abu-abu iPhone naik secara stabil. Menjelang kuartal ketiga tahun itu, angka akhir dikeluarkan oleh Comscore: iPhone menguasai 60,2% pasar AS, meninggalkan Android dengan hanya 39,8%—pertama kalinya dalam sejarah Apple unggul atas saingannya utama di negara asal Android, Google.

Dari Penunggang Kuda menjadi Pemimpin Pasar


Perjalanan ini tidak terjadi semalaman. iPhone pertama kali diluncurkan pada tahun 2007, setahun sebelum Android memasuki pasar. Selama bertahun-tahun, Android mendominasi dengan berbagai merek seperti Samsung, Xiaomi, dan Oppo yang menawarkan pilihan harga murah hingga premium. Di AS, meskipun demikian, ikatan ekosistem Apple—dari iMessage hingga AirDrop—mulai membentuk basis pengguna yang kuat. Pakar industri seperti Ming-Chi Kuo mencatatkan bahwa menjelang tahun 2022, tingkat perpindahan pengguna Android ke iPhone meningkat 25% per tahun, didorong oleh kampanye tukar beli agresif dan promosi dari operator seluler.

Faktor Penentu: Ekosistem dan Harga


Pada tahun 2023, beberapa faktor mendorong lonjakan tersebut. Pertama, Apple meluncurkan iPhone 15 dengan port USB-C, langkah yang memudahkan pengguna Android untuk beralih karena mereka tidak perlu lagi membeli kabel baru. Kedua, harga iPhone 12 dan 13 yang lebih rendah setelah peluncuran model baru membuat perangkat Apple lebih terjangkau. Selain itu, isu privasi dan keamanan yang sering diangkat oleh Apple menarik perhatian pengguna yang semakin peka. "Saya beralih karena semua teman saya menggunakan FaceTime dan iMessage. Di Amerika, jika Anda tidak memiliki iPhone, Anda merasa terpinggir," kata Sarah Johnson, seorang guru di Chicago yang beralih pada Maret 2023.

Apa Maknanya bagi Android?


Meskipun Android masih memegang lebih dari 70% pasar global, kehilangan posisi di AS—pasar teknologi paling berpengaruh—memberikan sinyal jelas. Google kini giat memperbarui aplikasi Messages dengan RCS (Rich Communication Services) untuk bersaing dengan iMessage, sementara Samsung meningkatkan kerja sama dengan Microsoft untuk menyelaraskan aplikasi Android dengan Windows. Namun, momentum Apple sulit dihentikan: pada kuartal keempat 2023, iPhone menyumbang 85% dari total keuntungan industri ponsel pintar global, menurut data Counterpoint Research. Android, meskipun memiliki lebih banyak pengguna, hanya meraih sisa keuntungan.

Masa Depan Persaingan


Tahun 2024 akan menjadi ujian: dengan munculnya kecerdasan buatan (AI) pada perangkat—Apple dilaporkan sedang mengembangkan Siri yang lebih cerdas, sementara Google telah meluncurkan Gemini untuk Pixel—pertempuran kini berpindah ke dimensi baru. Namun untuk saat ini, tahun 2023 tercatat dalam buku sejarah sebagai tahun iPhone mengatasi Android, setidaknya di Amerika Serikat. Bagi pengguna biasa, ini merupakan gambaran bagaimana kesetiaan merek dan ekosistem kadang-kadang lebih kuat daripada spesifikasi semata-mata.

Tersedia dalam:

Tag: