TERKINI
🌍 Liputan global 24/7 • 🏯 Asia Timur: China, Jepun, Korea • 🛕 Asia Selatan: India • 🏰 Eropah • 🗽 Amerika • 🌍 Afrika • 🕌 Timur Tengah • 🇵🇸 Solidariti Palestin •

Carian Berita

9 hasil untuk "diplomasi"

Artikel Berita (9)

Hari Yoga Internasional 2026 di Kolkata: Presiden Murmu dan PM Modi Memimpin Perayaan dengan Tema 'Yoga untuk Penuaan Sehat'
🏥 Kesehatan🇮🇳 IndiaSahih

Hari Yoga Internasional 2026 di Kolkata: Presiden Murmu dan PM Modi Memimpin Perayaan dengan Tema 'Yoga untuk Penuaan Sehat'

Presiden Droupadi Murmu dan Perdana Menteri Narendra Modi memimpin perayaan Hari Yoga Internasional ke-12 di Kolkata pada 21 Juni 2026, dengan tema 'Yoga untuk Penuaan Sehat'. Acara ini melibatkan lebih dari 50.000 peserta dan menekankan bukti ilmiah praktik yoga dalam meningkatkan kesehatan fisik, kognitif, dan emosional lansia—sejalan dengan perubahan demografi global dan komitmen India untuk memperkuat diplomasi yoga serta integrasi dalam kebijakan kesehatan publik.

2 hari lalu5 minit baca15
Trump Mengisyaratkan Pendekatan Baru terhadap Program Nuklir Korea Utara di KTT G7
🌍 Dunia🇺🇸 Amerika SyarikatSahih

Trump Mengisyaratkan Pendekatan Baru terhadap Program Nuklir Korea Utara di KTT G7

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan perubahan strategis dalam pendekatan terhadap program nuklir Korea Utara selama KTT G7 2026 di Roma, menurut pengakuan Presiden Korea Selatan yang hadir. Trump menyatakan 'masa telah tiba' untuk mengalih fokus ke isu tersebut — sebuah pernyataan yang muncul setelah lebih tujuh tahun ketegangan diplomatik berkelanjutan dan kegagalan negosiasi nuklir sejak 2018. Isyarat ini muncul dalam konteks ketidakstabilan geopolitik Asia Timur yang semakin rumit, termasuk peningkatan uji coba rudal Pyongyang, tekanan ekonomi domestik Korea Utara, dan kekosongan kepemimpinan diplomasi AS dalam isu Korea sejak Trump meninggalkan jabatannya pada 2021.

4 hari lalu4 minit baca17
Modi dan Trump: Ketegasan Diplomasi di Tengah Tekanan Perdagangan dan Keseimbangan Kekuasaan Asia
💰 Ekonomi🇮🇳 IndiaSahih

Modi dan Trump: Ketegasan Diplomasi di Tengah Tekanan Perdagangan dan Keseimbangan Kekuasaan Asia

Presiden AS Donald Trump memuji Perdana Menteri India Narendra Modi sebagai 'sebiji biskut yang sangat keras' — ungkapan khasnya untuk menggambarkan ketegasan, kecerdikan, dan daya tawar Modi dalam diplomasi global. Pujian itu disampaikan dalam wawancara eksklusif dengan Axios setelah pertemuan tingkat tinggi G7 di Apulia, Italia, di mana kedua pemimpin membahas kemajuan rundingan perdagangan bilateral. Meskipun hubungan India-AS menghadapi ketegangan struktural dalam isu tarif, pembelian senjata Rusia, dan keputusan India untuk tidak menyertai blok sanksi terhadap Rusia, kerja sama strategis terus meningkat — terutama dalam kerangka I2U2 dan Quad. Di kawasan Asia Selatan, pujian Trump bukan sekadar retorika; ia mencerminkan pergeseran halus dalam geopolitik, di mana India semakin dilihat sebagai penyeimbang penting antara AS dan Tiongkok.

4 hari lalu4 minit baca13
Modi dan Trump: Keteguhan Diplomatik di Tengah Tarikan Geopolitik Asia Selatan
🌍 Dunia🇮🇳 IndiaSahih

Modi dan Trump: Keteguhan Diplomatik di Tengah Tarikan Geopolitik Asia Selatan

Mantan Presiden AS Donald Trump memuji Perdana Menteri India Narendra Modi sebagai 'sekeping biskut yang sangat keras' — ungkapan khas untuk menggambarkan keteguhan, ketajaman strategis, dan daya tawar tinggi dalam diplomasi. Pujian itu disampaikan dalam wawancara eksklusif dengan Axios menjelang akhir 2024, setelah pertemuan puncak G7 di Apulia, Italia. Meskipun hubungan perdagangan AS-India masih dibayangi tarif dan hambatan teknologi, Trump menegaskan keyakinannya terhadap Modi melebihi banyak pemimpin dunia lain — termasuk Xi Jinping. Komentar ini muncul dalam konteks peningkatan kerja sama strategis AS-India di Lautan Hindi-Pasifik, serta dorongan kuat untuk menyelesaikan perjanjian perdagangan bilateral tahap tinggi sebelum pemilu AS 2024 berakhir.

4 hari lalu4 minit baca15
Serangan Israel ke Lebanon Berlanjut Meski Ada Kesepakatan AS-Iran: Apa yang Hilang dalam 'Diplomasi Kaca'
🌍 Dunia🇵🇸 PalestinSahih

Serangan Israel ke Lebanon Berlanjut Meski Ada Kesepakatan AS-Iran: Apa yang Hilang dalam 'Diplomasi Kaca'

Meskipun sebuah kesepakatan rahasia antara Amerika Serikat dan Iran dilaporkan berhasil mengurangi ketegangan di Teluk, serangan udara dan artileri Israel ke wilayah selatan Lebanon terus berlangsung tanpa henti sejak awal Juni 2026 — menewaskan lebih dari 187 warga sipil, merusak 42 sekolah dan 17 pusat kesehatan, serta memaksa 312.000 orang melarikan diri ke utara. Al Jazeera melaporkan bahwa operasi ini bukan hanya respons terhadap serangan Hezbollah, tetapi bagian dari strategi jangka panjang Israel untuk melemahkan infrastruktur keamanan perbatasan dan mengubah demografi wilayah perbatasan selatan Lebanon. Hal ini terjadi dalam konteks ekonomi Lebanon yang kolaps — tingkat inflasi melebihi 390% pada Mei 2026 — dan ketidakstabilan politik mendalam akibat vakum kekuasaan setelah pemilu yang tertunda sejak 2022.

4 hari lalu4 minit baca16
Afrika Selatan dan Republik Ceko Bermain Imbang 1-1: Harapan Piala Dunia Masih Menyala, Meksiko Melaju ke Fase Kandang-Mati
Olahraga🇿🇦 Afrika SelatanSahih

Afrika Selatan dan Republik Ceko Bermain Imbang 1-1: Harapan Piala Dunia Masih Menyala, Meksiko Melaju ke Fase Kandang-Mati

Dalam pertandingan penting di Stadium Al-Rayyan, Qatar, tim nasional Afrika Selatan berhasil menahan Republik Ceko dengan skor 1-1 pada 19 Juni 2026, mempertahankan peluang mereka untuk melaju ke fase kandang-mati Piala Dunia 2026. Di sisi lain, Meksiko memastikan tempatnya dalam fase tersebut setelah mengalahkan Afrika Selatan dengan skor 1-0 pada hari yang sama — sebuah hasil yang mencerminkan dinamika persaingan antara negara-negara Global South dalam arena olahraga global. Keputusan ini bukan hanya tentang hasil lapangan, tetapi juga cerminan dari kemajuan infrastruktur olahraga, investasi jangka panjang dalam pengembangan bakat, serta peran olahraga sebagai alat diplomasi lembut di kawasan Afrika dan Amerika Latin.

4 hari lalu5 minit baca14
Pakistan sebagai Penengah Global: Kedudukan Baru dalam Diplomasi Rantau Asia Selatan Pasca-MoU Islamabad
🌍 Dunia🇵🇰 PakistanSahih

Pakistan sebagai Penengah Global: Kedudukan Baru dalam Diplomasi Rantau Asia Selatan Pasca-MoU Islamabad

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan pada Jumat bahwa nama Pakistan kini 'bergema dengan hormat di seluruh dunia' setelah berhasil memfasilitasi penandatanganan Memorandum Pemahaman Islamabad antara Amerika Serikat dan Iran — sebuah kesepakatan yang mengakhiri konflik bersenjata yang dimulai pada akhir Februari. Ia menyampaikan pernyataan tersebut di Dewan Perhimpunan Nasional, menekankan peran kritis Pakistan sebagai pihak ketiga yang dipercaya dalam diplomasi multilateral. Meskipun tidak ada sumber independen yang mengonfirmasi adanya 'perang' antara AS dan Iran, laporan Dawn menegaskan bahwa MoU tersebut merupakan hasil dari upaya diplomatik intensif di Islamabad yang melibatkan pertemuan tingkat tinggi selama lebih dari 72 jam.

4 hari lalu5 minit baca12
Netanyahu Tekankan Keutuhan Hubungan Israel–AS di Tengah Ketegangan Geopolitik Palestin
🌍 Dunia🇵🇸 PalestinSahih

Netanyahu Tekankan Keutuhan Hubungan Israel–AS di Tengah Ketegangan Geopolitik Palestin

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyeru pemeliharaan hubungan strategis dengan Amerika Serikat dalam ucapan di Tel Aviv pada 18 Juni 2026, seiring peningkatan tekanan internasional terhadap kebijakan keamanan Israel di wilayah Palestina. Pernyataan ini muncul ketika dukungan AS kepada Israel mengalami ujian berat akibat kritikan meluas dari Parlemen AS, organisasi hak asasi manusia global, dan resolusi Majelis Keamanan PBB yang semakin kritis. Konteksnya adalah ketegangan mendalam pasca-perang Gaza 2023–2025, yang telah mengubah lanskap diplomasi Timur Tengah dan mempercepat pergeseran persepsi terhadap Israel di kalangan sekutu tradisional.

4 hari lalu5 minit baca14
Gencatan Senjata AS-Iran Diperpanjang: Harapan Baru untuk Stabilitas Teluk dan Keselamatan Maritim Kawasan
🌍 Dunia🇵🇸 PalestinSahih

Gencatan Senjata AS-Iran Diperpanjang: Harapan Baru untuk Stabilitas Teluk dan Keselamatan Maritim Kawasan

Pada 18 Juni 2026, Amerika Serikat dan Iran mengumumkan perjanjian untuk memperpanjang gencatan senjata sementara dan melanjutkan negosiasi teknis mengenai program nuklir Iran, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz bagi perdagangan maritim internasional. Keputusan ini disambut positif oleh beberapa negara di Timur Tengah dan Eropa, sementara Kepala Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), Rafael Mariano Grossi, menegaskan bahwa 'kini kerja teknis dimulai' dalam penilaian kepatuhan nuklir Teheran. Meskipun tidak secara langsung melibatkan Palestina, perkembangan ini berpotensi mempengaruhi dinamika geopolitik kawasan yang saling terkait — terutama dalam konteks tekanan ekonomi, aliran bantuan kemanusiaan, dan ruang diplomasi bagi pihak-pihak yang mendukung hak rakyat Palestina.

5 hari lalu5 minit baca49